DOWNLOAD AUDIO : Download Kajian MP3 kitab Kitabul Adab karya Fuad bin Abdul Aziz asy-Syalhub oleh Ustadz Aris Munandar, SS. MA.

KITABUL ADAB 
Adab dalam pandangan Islam bukanlah perkara yang remeh. Ia mendapatkan perhatian serius yang tidak didapati pada tatanan lain. Hal ini dikarenakan syariat Islam adalah kumpulan dari aqidah, ibadah, akhlak, dan muamalah. Ini semua tidak bisa dipisah-pisahkan. Manakala seseorang mengesampingkan salah satu dari perkara-perkara tersebut, misalnya akhlak atau adab, maka akan terjadi ketimpangan dalam perkara dunia dan akhiratnya.Demikian penting perkara ini, hingga para ulama menyusun kitab khusus yang membahas tentang adab. Maka sudah selayaknya bagi kita untuk bersemangat mempelajari dan mengamalkan adab-adab yang telah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ajarkan.

Mari kita simak bersama rekaman kajian Kitabul Adab karya Fuad bin Abdul Aziz asy-Syalhub yang kali ini dikupas secara ilmiah oleh Ustadz Aris Munandar, SS. MA.
Kajian ini dahulu diselenggarakan di Masjid Pogung Raya dan Masjid al-’Ashri, Yogyakarta (wilayah sekitar utara Fakultas Teknik UGM) setiap hari Sabtu dan Ahad pagi.
~ Jazakumullahu khairan kepada ikhwan-ikhwan di Yogyakarta
yang telah memudahkan kami untuk mendapatkan files kajian ini ~
Semoga apa yang kami sajikan ini bermanfaat, dan selamat menyimak.
Pertemuan 1
Muqaddimah
Adab Membaca al-Qur’an
1. Memperhatikan niat ikhlas ketika mempelajari al-Qur`an dan membacanya.
2. Mengamalkan kandungan al-Qur`an.
3. Anjuran untuk selalu mengingat al-Qur`an dan selalu menjaganya.
4. Janganlah engkau mengatakan, “Saya telah lupa (ayat atau surat al-Qur`an)”, tetapi katakanlah, “Saya telah dibuat lupa, hafalanku hilang, atau telah dibuat lupa.”
 Pertemuan 2
5.  Wajibnya menghayati (mentadabburi) kandungan al-Qur`an.
6. Bolehnya membaca al-Qur`an sambil berdiri, berjalan, berbaring, dan di atas kendaraan.
7. Tidak menyentuh al-Qur`an kecuali orang yang berada dalam keadaan suci.
8. Dibolehkan membaca al-Qur`an dari hafalannya bagi orang yang berhadats kecil.
Pertemuan 3
 9. Bolehnya membaca al-Qur`an bagi wanita yang sedang haidh maupun nifas.
 10. Disunnahkan membersihkan mulut dengan siwak sebelum membaca al-Qur`an.
 11. Disunnahkan membaca isti’adzah dan basmalah ketika memulai membaca al-Qur`an.
 12. Disunnahkan membaca al-Qur`an secara tartil dan dimakruhkan membaca al-Qur`an dengan cepat.
 13. Disunnahkan memanjangkan bacaan al-Qur`an.
 
 Pertemuan 4
 14. Disunnahkan membaguskan suara ketika membaca al-Qur`an
dan larangan membacanya menyerupai orang yang bernyanyi.
 15. Menangis ketika membaca al-Qur`an atau ketika mendengarnya.
 16. Disunnahkan mengeraskan bacaan al-Qur`an jika memang tidak menimbulkan mafsadah.
Pertemuan 5
 17. Batasan yang dianjurkan dalam mengkhatamkan al-Qur`an.
 18. Disunnahkan berhenti membaca al-Qur`an ketika diserang rasa kantuk.
 19. Disunahkan untuk menyambung bacaan al-Qur`an dan tidak memotong-motongnya.
 20. Disunnahkan mengucapkan tasbih ketika membaca ayat-ayat tasbih,
atau berta’awwudz ketika membaca ayat-ayat tentang adzab,
dan memanjatkan doa ketika membaca ayat-ayat rahmat.
 21. Disunnahkan melakukan sujud tilawah ketika membaca ayat-ayat sajdah.
 22. Dimakruhkan mencium mush-haf dan menempelkannya di antara dua mata (dahi).
 
 Pertemuan 6
 23. Dimakruhkan menggantungkan ayat-ayat al-Qur`an di dinding dan selainnya.
Adab Mengucapkan Salam
 1. Di antara perkara yang disunnahkan adalah membiasakan diri untuk saling memberi dan menyampaikan salam serta kewajiban untuk menjawabnya.
Pertemuan 7
 2. Sifat salam.
 3. Dimakruhkan mengucapkan salam hanya dengan kalimat “‘alaikassalaam”.
 4. Disunnahkan mengulangi salam hingga tiga kali apabila salam itu disampaikan kepada jama’ah yang banyak, atau ketika ragu apakah mereka mendengar salamnya atau tidak.
  5. Disunnahkan mengeraskan suara ketika memberi salam, begitu pula sebaliknya.
 6.Termasuk sunnah adalah menyamaratakan salam, yaitu mengucapkan salam kepada orang yang kita kenal maupun kepada orang yang tidak kita kenal.
 7. Disunnahkan bagi orang yang datang terlebih dahulu mengucapkan salam.
 8. Orang yang berkendara disunnahkan memberi salam kepada orang yang berjalan kaki, demikian pula orang yang berjalan kepada orang yang duduk,
orang yang sedikit kepada orang banyak, dan yang kecil (muda) kepada yang besar (lebih tua).
 9. Mengucapkan salam kepada wanita asing (wanita yang bukan mahram).
 
 Pertemuan 8
 10. Disunnahkan memberi salam kepada anak-anak kecil.
 11. Mengucapkan salam kepada orang yang terjaga sedangkan di sekitarnya ada orang yang sedang tidur.
 12. Larangan mengucapakan salam kepada ahli kitab.
 13. Menjawab salamnya ahli kitab dengan mengucapkan “wa’alaikum”.
 14. Dibolehkan mengucapkan salam kepada sebuah perkumpulan yang bercampur antara kaum muslimin dan kaum kafir.
Pertemuan 9
 15. Dibolehkan memberikan salam dengan isyarat karena udzur.
 16. Dibolehkan mengucapkan salam kepada seseorang yang sedang shalat dan dibolehkan menjawab salam – bagi orang yang shalat – dengan menggunakan isyarat.
 17. Dibolehkan memberi salam kepada orang yang sedang membaca al Qur`an, dan ia wajib menjawabnya.
 18. Dimakruhkan mengucapkan salam kepada orang yang sedang berada di dalam WC.
 19. Disunnahkan mengucapkan salam ketika masuk ke dalam rumah.
 20. Menjawab salam untuk orang yang mengirimkan salam kepadanya
dan kepada orang yang dititipi salam.
 21. Mendahulukan shalat tahiyyatul masjid sebelum mengucapkan salam
ketika seseorang masuk ke dalam masjid.
 22. Dimakruhkan mengucapkan salam ketika mendengarkan khutbah jum’at.
 23. Mendahulukan salam sebelum berbicara.
 24. Salam kepada pelaku maksiat dan pelaku bid`ah.
 25. Disunnahkan mengucapkan salam ketika berpisah dari majelis.
 
 Pertemuan 10
Adab Meminta Izin
 1. Disunnahkan mendahuluinya dengan salam sebelum meminta izin.
 2. Hendaklah orang yang meminta izin berdiri di sebelah kanan atau sebelah kiri pintu.
 3. Seseorang diharamkan memandang (mengintip) ke dalam rumah orang lain tanpa izin pemiliknya.
 4. Meminta izin itu hanya tiga kali.
 5. Tidak dibolehkan hanya mengatakan, “saya” (tanpa menyebutkan nama)
ketika meminta izin jika ia ditanya, “siapa itu?”.
 6. Sudah sepantasnya orang yang meminta izin tidak mengetuk pintu terlalu keras.
 7. Jika pemilik rumah menyuruh orang yang meminta izin untuk kembali,
maka ia harus kembali.
 8. Tidak dibolehkan memasuki rumah orang lain yang tidak ada seorang pun di dalamnya.
 9. Apabila seseorang diundang atau dikirim kepada orang lain seorang utusan, maka ia tidak perlu meminta izin.
 10. Meminta izin ketika hendak berdiri dan meninggalkan majelis.
 11. Meminta izin kepada ibu, saudara perempuan, dan orang-orang yang memiliki hukum yang sama dengan keduanya (dalam kekerabatan).
 12. Disunnahkan memberi kabar terlebih dahulu kepada istri ketika akan masuk rumah.
 13. Para pembantu dari kalangan budak dan anak-anak yang belum baligh
diharuskan meminta izin dalam tiga keadaan.
Pertemuan 11
Adab Ketika Berjumpa
 1. Disunnahkan saling berjabat tangan.
 2. Diharamkan berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahram.
 3. Disunnahkan tidak melepas tangan ketika berjabat tangan hingga orang yang dijabattangani melepas tangannya telebih dahulu.
 
 Pertemuan 12
 4. Berdiri untuk mengucapkan salam kepada seseorang yang datang.
 5. Apakah seseorang dibolehkan mencium seorang lainnya ketika bertemu?
 6. Haramnya membungkuk dan sujud di saat memberi salam.
Pertemuan 13
Adab Berkunjung
 1. Ziarah di selain tiga waktu yang disebutkan dalam ayat al-isti`dzan.
 2. Hendaklah orang yang berziarah tidak menjadi imam shalat bagi pemilik rumah, dan tidak duduk di permadaninya kecuali dengan izinnya.
 3. Meminimalkan intensitas ziarah.
Adab Bertamu
 1. Memenuhi undangan.
 
 Pertemuan 14
 2. Memuliakan tamu adalah wajib.
 3. Disukainya menyambut para tamu.
 4. Ucapan tamu jika ia diikuti seseorang yang tidak diundang.
 5. Berlebih-lebihan dalam menjamu tamu.
 6. Masuk dengan izin dan pulang setelah memakan jamuan.
 7. Mendahulukan yang lebih tua dan mendahulukan yang berada di sebelah kanan, baru yang selanjutnya.
 8. Doa yang diucapkan tamu setelah memakan jamuan makanan.
 9. Disunnahkan keluar bersama tamu (mengantarnya) hingga ke pintu.
Pertemuan 15
Adab Bermajelis
 1. Keutamaan dzikrullah dalam majelis dan larangan diadakannya majelis yang tidak disebut nama Allah di dalamnya.
 2. Memilih rekan semajelis.
 3. Ucapan salam untuk orang yang berada di majelis ketika datang dan pergi.
 4. Dimakruhkan menyuruh seseorang berdiri dari tempat duduknya kemudian ia duduk di tempat tersebut.
 5. Melapangkan majelis.
 6. Tidak boleh memisahkan dua orang kecuali dengan izin keduanya.
  
 Pertemuan 16
 7. Duduk di bagian akhir dari majelis.
 8. Larangan dua orang berbicara (dengan berbisik) tanpa melibatkan orang ketiga.
 9. Larangan menyimak pembicaraan orang lain tanpa izin.
 10. Sikap duduk yang terlarang.
 11. Larangan banyak tertawa.
 12. Makruhnya bersendawa di tengah beberapa orang.
 13. Disunnahkan menutup (mengakhiri) majelis dengan bacaan kaffaratul majelis.
Adab Berbicara
 1. Menjaga lisan.
Pertemuan 17
 2. Ucapkan perkataan yang baik atau diamlah.
 3. Kalimat yang baik adalah shadaqah.
 4. Keutamaan sedikit bicara dan makruhnya banyak bicara.
 5. Peringatan akan ghibah dan namimah (mengadu domba).
  
Pertemuan 18
 6. Larangan menceritakan setiap apa yang ia dengar.
 7. Peringatan terhadap kedustaan.
 8. Larangan berbuat keji dan mengucapkan perkataan keji.
Pertemuan 19
 9. Keutamaan meninggalkan perdebatan walau ia berada dalam kebenaran.
 10. Larangan membuat suatu kaum tertawa dengan perkataan dusta.
 11. Apabila seseorang menceritakan sesuatu kepada saudaranya lalu ia berpaling, maka yang diceritakannya adalah suatu amanah .
 12. Mendahulukan yang lebih tua dalam berbicara.
 13. Tidak Memotong Pembicaraan
  
 Pertemuan 20
 14. Tenang dalam berbicara dan tidak tergesa-gesa.
 15. Merendahkan suara ketika berbicara.
 16. Beberapa lafazh dan kalimat yang harus dihindari.
Pertemuan 21
Adab Makan dan Minum
 1. Larangan makan dan minum menggunakan bejana yang terbuat dari emas dan perak.
 2. Larangan makan sambil bertelekan atau menelungkupkan wajah .
  
Pertemuan 22
 3. Mendahulukan makan dari shalat ketika makanan telah dihidangkan.
 4. Mencuci kedua tangan sebelum dan sesudah makan.
 5. Tasmiyah (mengucapkan “bismillaah”) ketika memulai makan dan minum,
dan mengucapkan hamdalah seusai makan dan minum.

Bagi Anda yang ingin mengetahui keseluruhan poin-poin pembahasan secara global, silahkan klik pada gambar cover buku versi terjemahnya di bawah ini.

Anda juga dapat mengikuti siaran streaming kajian live Ustadz Aris Munandar, SS. MA. melalui http://radiomuslim.com/ setiap hari Sabtu dan Ahad pukul 05.30 WIB. live dari Masjid Pogung Raya dan Masjid al-’Ashri, Yogyakarta.
(Saat ini sedang dikaji kitab al-Minzhar karya Syaikh Shalih Alu Syaikh
yang membahas tentang berbagai kesalahan-kesalahan
dalam praktek kehidupan kaum muslimin yang perlu diperbaiki)
About these ads

Perihal Abu Abdurrohman
Hak cipta hanya milik Alloh azza wa jalla.. Berusaha mempelajari Ilmu berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah dengan pemahaman Salaffusshaalih.. Silahkan manfaatkan seluruh artikel, ebook, mp3 kajian islam, video dan lain-lain dari blog sederhana ini untuk pendidikan islam..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: